Pahami Istilah Berikut Jika Anda Berkunjung ke Kota Gudeg

Screenshot_13Kurang lengkap bila singgah ke Yogyakarta tanpa ada ketahui beberapa arti yang berlaku di kota itu. Pasalnya, Yogyakarta jadi satu diantara kota sebagai daya tarik beberapa wisatawan.

Bagaimana tidak, dari mulai makanan sampai wisata budaya yang kental memberi keunikan sendiri untuk Anda yang bertandang ke kota ini.

Tetapi untuk Anda yang belum juga sempat ke kota ini, tersebut sebagian arti yang butuh Anda cermati bila bertandang ke kota gudeg.

1. Panduan Arah

Bertanya arah di Jogja jadi satu diantara hal yang cukup buat beberapa wisatawan kebingungan. Seperti berkaitan masyarakat Jogja yg tidak memakai arti “kiri” maupun “kanan” jadi panduan arah.

Wisatawan asing menyusuri lorong bawah tanah di kompleks Istana Air Taman Sari, Yogyakarta, Wisatawan asing menyusuri lorong bawah tanah di kompleks Istana Air Taman Sari, Yogyakarta.
Tetapi lebih familiar memakai arti “timur” atau “selatan” dan sebagainya jadi panduan arah.

Kuncinya yaitu lihat Gunung Merapi jadi patokan arah Utara. Sesungguhnya dengan jenis panduan mata angin semakin lebih mempermudah Anda temukan titik temunya karna kota Jogja teratur rapi mirip kotakan.

2. Bangdjo

Janganlah bingung bila Anda bertanya panduan arah serta lalu beberapa orang pernah mengatakan Bangdjo.

Bangdjo adalah sebutan arti untuk mendeskripsikan lampu jalan raya di Yogyakarta. Singkatan tersebut di ambil dari kata “abang” yang bermakna warna merah serta “ijo” yang bermakna warna hijau.

Kereta wisata kencana di Yogyakarta. Kereta wisata kencana di Yogyakarta.
3. Burjo (Bubur Kacang Ijo)

Mungkin saja yang terlintas di fikiran Anda bila mendengar Burjo yaitu bubur kacang ijo dengan santan yang siap isi perut Anda.

Tetapi bila Anda ada di Jogja, Burjo ini sendiri seringkali disimpulkan jadi warung mi instan dengan kata lain warung Indomi.

Arti Burjo di ambil dari bubur kacang ijo yang dahulu pernah di jual di warung-warung burjo. Tetapi saat ini kemunculan bubur kacang ijo tersebut warung-warung burjo ini telah mulai tidak sering didapati.

4. Shopping center dengan kata lain tempat jualan buku bekas

Berada disamping taman pandai dekat Pasar Beringharjo, shopping center ini tidaklah tempat berbelanja yang Anda fikirkan biasanya.

Pengunjung masuk Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta,. Dalam rencana menyongsong Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan menggratiskan ticket masuk cagar budaya serta museum di Indonesia yang ada dibawah Kemendikbud selama Agustus 2017. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/kye/17. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko Pengunjung masuk Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Dalam rencana menyongsong Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan menggratiskan ticket masuk cagar budaya serta museum di Indonesia yang ada dibawah Kemendikbud selama Agustus 2017. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/kye/17.
Di shopping center yang satu ini, Anda juga akan di buat terguncang sedikit karna barang yang dijajakan tidaklah baju-baju tetapi buku-buku seperti novel, cerpen sampai buku paket. Dari mulai buku sisa sampai baru terjual lengkap ditempat satu ini.

5. Jakal (Jalan Kaliurang)

Jakal adalah kependekan dari Jalan Kaliurang. Tetapi tidak bermakna jalan ini berada di Kaliurang. Tetapi jalan ini jadi jalan penghubung kota Jogja menuju Kaliurang. Jalan ini melewati universitas paling besar di Jogja yakni UGM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *