Waspada, Rekaman CCTV Akan Menjadi Bukti Tilang

Screenshot_36

Pengadilan Tinggi Jakarta sudah menyepakati gagasan Direktorat Lantas Lintas Polda Metro Jaya tentang screenshot CCTV jadi tanda bukti untuk tilang untuk pelanggar jalan raya.

“Respons serta respon dari PT yang di sampaikan oleh Wakil Ketua PT kalau pada dasarnya penegakan hukum dengan perlengkapan elektronik bisa dikerjakan, karna basic hukumnya telah ada, ” ungkap Direktur Lantas Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra, dalam info tertulis disitus NTMC Polri, Rabu (18/10/2017).

Kurun waktu dekat, Ditlantas Polda Metro juga akan memajukan permintaan dengan resmi dengan bersurat ke Pengadilan Tinggi Jakarta. Surat itu juga akan dipakai jadi basic Pengadilan Tinggi untuk mengundang pengadilan negeri yang lain manfaat menyamai persepsi berkaitan gagasan itu.

Halim juga menyebutkan, tanggapan yang sama diamini Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat serta Jakarta Selatan. Sebab, mereka menyepakati apa yang ditetapkan PT. Terutama basic hukumnya mengenai hal itu telah cukup lama.

Selanjutnya Halim menyebutkan, pihaknya juga akan selekasnya menyosialisasikan gagasan itu pada orang-orang. Sedang berkaitan persoalan tehnis dalam usaha penegakan hukum itu juga akan dibicarakan selanjutnya dalam agenda rapat selanjutnya.

“Tetapi dasarnya semuanya mensupport serta menyepakati gagasan itu karna telah ada basic hukumnya barusan. Bahkan juga dari peserta rapat, barusan ada pula dari pengamat transportasi mendorong supaya selekasnya dikerjakan meskipun butuh sosialisasi sembari menanti persiapan yang beda, ” katanya.

Pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) selalu menggodok aplikasi tilang elektronik atau E-Tilang. Ketentuan ini, nanti akan berlaku di semua Indonesia, bersamaan dengan eksperimen tilang berbasiskan closed sirkuit television (CCTV) di beberapa kota besar, serta satu diantaranya Surabaya.

” Regulasi yang telah ada juga akan direvisi untuk diperjelas sekali lagi, berdasar pada pengalaman tilang elektronik yang sudah diuji-coba di banyak daerah, ” terang Kepala Korps Lantas Lintas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa, di Gedung Command Center di Markas Polrestabes, Surabaya, seperti ditulis situs resmi NTMC Polri, Senin (16/10/2017).

Lanjut Jenderal Bintang Dua ini, regulasi tilang elektronik yang dibicarakan, satu diantaranya pengiriman bukti rekaman pelanggaran yang terekam di CCTV ke alamat yang memiliki kendaraan.

” Ini kelak juga akan diperjelas, lewat regulasi yang tengah kami revisi, ” tegasnya.

Diluar itu, regulasi tentang pelat nomor kendaraan akan dikali selanjutnya. Ia mencontohkan, bila di negara maju, huruf serta nomor yang tercantum di pelat kendaraan warnanya gelap, dengan latar belakang jelas.

” Bila di negara kita kan terbalik, seumpama untuk kendaraan pribadi, latar belakangnya gelap serta nomornya jelas. Itu kerapkali sulit dideteksi CCTV, ” imbuhnya.

Menurut dia, kajian berkaitan warna pelat nomor ini peluang membutuhkan perubahan dalam regulasinya. ” Targetnya hingga ada ketentuan Kapolri, th. depan kami juga akan koordinasi berkaitan biaya negara apakah sangat mungkin untuk transisi, baru kemudian diaplikasikan tilang elektronik dengan nasional, ” terangnya.

” Jadi tidak cuma tingkah laku saja yang moderen, namun alat juga. Ini akan ngirit tenaga petugas polisi di lapangan, ” ujarnya.

Yuk cek produk kendaraan ramah lingkungan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Cek yuk kendaraan masa depan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Cek juga kendaraan ramah lingkungan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Baca juga artikel kendaraan ramah lingkungan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Klik Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel untuk kendaraan masa depan !!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *